Best Profit | Wall Street Melaju Bikin Harga Emas Dunia Terjerembab

Best Profit (3/12) – Harga emas dunia menunjukkan pergerakan signifikan ke sisi bawah. Harga emas ini mengimbangi kenaikan yang terlihat di sesi sebelumnya.

Melansir laman Nasdaq, Jumat (3/12/2021), setelah naik USD 7,80 atau 0,4 persen menjadi USD 1,784.30 per ounce, harga emas untuk pengiriman Februari merosot USD 12,60 atau 1,2 persen menjadi USD 1.762,70 per ounce.

Penurunan harga emas terjadi di tengah berkurangnya daya tarik untuk aset safe-haven karena saham di Wall Street rebound kuat menyusul pullback tajam kemarin. best profit

Kenaikan nilai dolar AS mungkin juga membebani logam mulia, dengan indeks dolar AS naik tipis 0,1 persen menjadi 96,11.

Di AS, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan klaim pengangguran pada awal pekan yang berakhir 27 November mengalami rebound secara moderat.

Laporan tersebut menyebutkan klaim pengangguran naik menjadi 222.000, meningkat 28.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya 194.000. best profit

Para ekonom memperkirakan klaim pengangguran akan naik menjadi 240.000 dari awalnya 199.000 seperti dilaporkan untuk minggu sebelumnya.

Kenaikan nilai dolar AS mungkin juga membebani logam mulia, dengan indeks dolar AS naik tipis 0,1 persen menjadi 96,11. best profit

Di AS, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan klaim pengangguran pada awal pekan yang berakhir 27 November mengalami rebound secara moderat.

Laporan tersebut menyebutkan klaim pengangguran naik menjadi 222.000, meningkat 28.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya 194.000.

Para ekonom memperkirakan klaim pengangguran akan naik menjadi 240.000 dari awalnya 199.000 seperti dilaporkan untuk minggu sebelumnya. best profit

Sumber : liputan6

Best Profit | Harga Emas Merosot, Investor Spekulasi Pernyataan The Fed

Best Profit (1/12) – Harga emas merosot pada hari Selasa karena investor terpaku pada pernyataan yang tampaknya hawkish dari ketua Federal Reserve AS. Pelemahan ini sekaligus menghapus kenaikan dari reli lebih dari 1 persen yang dipicu oleh kekhawatiran atas varian virus corona Omicron.

Dikutip dari CNBC, Rabu (1/12/2021), harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi USD 1.773,21 per ons pada 14:14. ET (1914 GMT). Emas berjangka AS turun 0,5 persen pada USD 1,776,5. best profit

Harga sebelumnya naik sebanyak 1,3 persen di awal sesi setelah peringatan dari CEO Moderna bahwa vaksin COVID-19 cenderung kurang efektif terhadap varian baru.

Dalam sebuah kesaksian di hadapan Komite Perbankan Senat AS, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan The Fed kemungkinan akan membahas percepatan pengurangan pembelian obligasi skala besar pada pertemuan berikutnya. best profit

Komentar Powell mendorong sedikit rebound dalam dolar AS, yang telah stabil sejak saat itu.

“Semua orang mendapat sedikit kejutan karena Powell bergerak lebih dekat ke sisi hawkish,” kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA, menambahkan The Fed kemungkinan akan menerapkan kenaikan suku bunga pada kecepatan yang lebih cepat. best profit

Emas digunakan untuk lindung nilai terhadap inflasi, tetapi kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Tetapi dalam jangka panjang, emas akan didukung oleh kekhawatiran atas varian virus, tambah Moya.

Penurunan emas datang bersamaan dengan penurunan di Wall Street setelah komentar Powell mengisyaratkan pergeseran yang lebih cepat ke kebijakan pengetatan melukai sentimen risiko yang sudah terbebani oleh kekhawatiran atas Omicron. best profit

Harga sebelumnya naik sebanyak 1,3 persen di awal sesi setelah peringatan dari CEO Moderna bahwa vaksin COVID-19 cenderung kurang efektif terhadap varian baru.

Dalam sebuah kesaksian di hadapan Komite Perbankan Senat AS, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan The Fed kemungkinan akan membahas percepatan pengurangan pembelian obligasi skala besar pada pertemuan berikutnya. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Anjlok, Investor Tengah Menilai Dampak Varian Omicron

Best Profit (30/11) – Harga emas melemah pada perdagangan hari Senin, melanjutkan kejatuhan yang telah ditorehkan pada pekan sebelumnya. Pelemahan harga emas ini terjadi karena dolar AS menguat dan sentimen risiko dampak penyebaran virus Covid-19 varian Omicron.

Mengutip CNBC, Selasa (30/11/2021), harga emas di pasar Spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.784,41 per ounce pada pukul 11.17 ET, setelah pada minggu lalu juga tertekan 2,9 persen yang merupakan penurunan mingguan terbesar sejak Juni.

Sedangkan harga emas berjangka AS tetap tidak berubah di USD 1.786,30 per ounce. best profit

Kepanikan yang terjadi ke pasar dunia mulai kembali tenang setelah aksi jual minggu lalu yang didorong oleh penemuan varian baru yang mendorong beberapa negara untuk memperketat kontrol perbatasan.

Saat ini pelaku pasar tengah mencoba mencerna berita tentang varian COVID-19 yang baru.

“kenyataannya saat ini pelaku pasar sudah kembali mengoleksi aset-aset berisiko. Pasar saham mulai kembali dan harga emas bergerak flat,” kata analis senior RJO Futures, Bob Haberkorn.

Prospek suku bunga yang lebih tinggi juga ikut membebani harga emas dunia. Saat ini pelaku pasar tengah melihat garis waktu yang akan dijalankan oleh Federal Reserve AS untuk memperketat kebijakan moneter. best profit

Mengutip Kitco, kepala analis SIA Wealth Management Colin Cieszynski mengatakan, harga emas akan bergerak lebih tinggi minggu ini karena pasar terus bereaksi terhadap varian baru virus COVID-19 dari Afrika Selatan yaitu omicron.

“Munculnya varian COVID baru telah mengguncang investor, memicu pelarian modal ke tempat berlindung tradisional seperti emas. Minyak mentah dan tembaga semakin terpukul, sehingga inflasi komoditas dapat mereda,” katanya. best profit

Kepala analis komoditas Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, dirinya tetap netral terhadap emas dan harga tidak bisa kembali di atas USD 1.835 per ounce. Dia menambahkan bahwa pelemahan harga perak dan platinum bukan pertanda baik untuk harga emas di minggu ini.

Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex Marc Chandler mengatakan, ketakutan COVID-19 telah membantu pasar emas memangkas kerugiannya.

“Pemantulan emas berhenti di angka USD 1.816 per punce sebagai target retracement utama,” kata dia. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Muncul Varian Omicron, Harga Emas Diprediksi Bakal Naik

Best Profit (29/11) – Harga emas diperkirakan akan mengalami volatilitas yang sangat tinggi pada pekan ini. Harga emas diprediksi bisa melambung di atas USD 1.800 per ounce seperti yang telah dicetak minggu lalu.

Dikutip dari Kitco, Senin (29/11/2021), dalam survei yang dijalankan oleh Kitco, porsi analis di Wall Street yang menyatakan harga emas akan naik, turun dan tetap seimbang atau sama besar. Namun para pelaku pasar atau investor yakin harga emas bakal melambung.

Di Minggu ini, 15 analis Wall Street berpartisipasi dalam survei emas Kitco News. Untuk kedua kalinya dalam catatan, survei menunjukkan porsi yang sama dalam tiga arah. best profit

Analis yang memperkirakan harga emas bakal naik sebanyak 5 orang. Sedangkan yang memperkirakan harga emas bakal turun dan tetap juga 5 orang.

Sementara itu, Sebanyak 1.527 suara ikut ambil bagian dalam jajak pendapat online Kitco. Dari jumlah tersebut, 1.024 responden atau 67 persen melihat harga emas akan naik minggu ini.

Sedangkan 304 responden lainnya atau 20 persen mengatakan harga emas akan turun. Sementara 199 pemilih atau 13 persen menyatakan netral.

Jumlah partisipan dalam survei minggu ini merupakan yang tertinggi sejak pertangahan Juni lalu ketika pasar emas tengah anjlok dan dilihat sebagai peluang untuk aksi beli. best profit

Sentimen yang beragam ini tidak mengejutkan karena pasar emas pada pekan lalu juga sangat bergejolak. Harga emas sempat turun tajam di bawah USD 1.800 per ounce di awal minggu setelah Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Joe Biden menominasikan Jerome Powell untuk tetap sebagai Ketua Federal Reserve.

Pasar menganggap itu sebagai sinyal hawkish dan harga emas turun ke level terendah tiga minggu.

Namun, menjelang akhir pekan, kekhawatiran baru akan pandemi COVID-19 karena adanya varian omicron telah menciptakan sentimen safe-haven di logam mulia, mendorong harga kembali ke harga resistance pada USD 1.800 per ounce.

Kepala analis SIA Wealth Management Colin Cieszynski mengatakan, harga emas akan bergerak lebih tinggi minggu depan karena pasar terus bereaksi terhadap varian baru virus COVID-19 dari Afrika Selatan yaitu omicron. best profit

“Munculnya varian COVID baru telah mengguncang investor, memicu pelarian modal ke tempat berlindung tradisional seperti emas. Minyak mentah dan tembaga semakin terpukul, sehingga inflasi komoditas dapat mereda,” katanya.

Kepala analis komoditas Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, dirinya tetap netral terhadap emas dan harga tidak bisa kembali di atas USD 1.835 per ounce. Dia menambahkan bahwa pelemahan harga perak dan platinum bukan pertanda baik untuk harga emas di minggu ini.

Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex Marc Chandler mengatakan, ketakutan COVID-19 telah membantu pasar emas memangkas kerugiannya.

“Pemantulan emas berhenti di angka USD 1.816 per punce sebagai target retracement utama,” kata dia. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Tergelincir Jelang Pengumuman Risalah Pertemuan The Fed

Best Profit (26/11) – Harga emas tergelincir pada perdagangan Rabu. Turunnya harga emas ini dipengaruhi oleh data ekonomi AS yang kuat mengangkat dolar dan imbal hasil Treasury menjelang risalah dari pertemuan Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) pada November yang dapat memberikan isyarat tentang kenaikan suku bunga di masa depan.

Dikutip dari CNBC, Kamis (25/11/2021), harga emas di pasar spot gold turun 0,4 persen menjadi USD 1.782,81 per ons pada 10:31 ET (1531 GMT). Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,1 persen pada USD 1.781,70.

Harga emas turun di bawah angka kunci USD 1.800 awal pekan ini karena pencalonan ulang Ketua Fed Jerome Powell mendukung taruhan pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat, mendorong dolar dan pada gilirannya membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri. best profit

Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger mengatakan, pasar emas sedang tertekan oleh kekhawatiran bahwaThe Fed mungkin mulai meningkatkan pengurangan atau membawa kenaikan suku bunga ke dalam gambaran pada kecepatan yang lebih cepat daripada yang diantisipasi sebelumnya.

Sementara itu, Analis ED&F Man Capital Markets Edward Meir menyatakan risalah The Fed menunjukkan sikap yang jauh lebih hawkish karena pada saat itu semuanya bergerak jauh lebih tinggi. Jadi menitnya mungkin sedikit lebih mengkhawatirkan dari biasanya.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. best profit

“Investor emas juga tampaknya mengabaikan kemungkinan inflasi moderat, mengingat penurunan harga energi baru-baru ini,” kata dia.

Tekanan menumpuk pada emas seperti penurunan klaim pengangguran awal AS ke level terendah sejak 1969 dan laporan terpisah menunjukkan pertumbuhan ekonomi meningkat pada tingkat tahunan 2,1 persen. best profit

Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan dia akan terbuka untuk mempercepat laju pengurangan pembelian aset bank sentral jika inflasi tetap tinggi dan pertumbuhan lapangan kerja tetap kuat.

Beberapa analis mengatakan volume yang lebih tipis menuju liburan Thanksgiving dapat berkontribusi pada perubahan harga emas yang lebih besar.

Di tempat lain, harga platinum turun 0,1 persen menjadi USD 968,55 per ounce. Sementara paladium turun 1 persen menjadi USD 1,849,19. Sedangkan perak turun 0,8 persen menjadi USD 23,46. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Tergelincir Dekati Level Terendah 3 Minggu

Best Profit (25/11) – Harga emas turun sekitar 1 persen ke level terendah hampir tiga minggu pada hari Selasa. Ini karena pencalonan kembali Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memicu taruhan kenaikan suku bunga yang lebih cepat, memperkuat dolar dan imbal hasil Treasury.

Dikuti[ dari CNBC, Rabu (24/11/2921), harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi USD 1.788,51 per ons pada 14:13. ET. Harga emas berjangka AS turun 1,3 persen pada USD 1.783,80.

“Emas telah mengalami aksi jual panik selama 48 jam terakhir dan saya akan menyalahkan sebagian besar dari kenaikan imbal hasil Treasury 10-tahun. Karena kurva imbal hasil semakin curam, emas berjangka tidak merespons dengan baik,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago. best profit

Investor bertaruh Powell akan meningkatkan kecepatan di mana bank sentral menormalkan kebijakan moneter untuk mengatasi lonjakan harga konsumen dengan lebih baik.

Powell dan Menteri Keuangan Janet Yellen akan muncul di hadapan Komite Perbankan Senat minggu depan.

Harga emas telah jatuh hampir USD 100 sejak mencapai puncak lima bulan di USD 1.876,90 per ounce minggu lalu. best profit

Namun, Ross Norman, seorang analis independen, mengatakan “terlalu dini untuk menghapus emas”.

Inflasi masih harus berjalan, dan ada pembatasan COVID-19 di Eropa sekali lagi. Tetapi tanggung jawab ada di pundak untuk membuktikan kasus mereka dan mengumpulkan dukungan, jika gagal, logam bisa melayang lebih rendah lagi,” tambah Norman.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi kenaikan imbal hasil Treasury telah menantang status itu karena mereka diterjemahkan ke dalam biaya peluang yang lebih tinggi untuk memegang emas. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Turun 2 Persen Usai Jerome Powell Ditunjuk Kembali Jadi Gubernur The Fed

Best Profit (24/11) – Harga emas turun lebih dari 2 persen pada perdagangan Senin karena lonjakan nilai tukar dolar AS. Penurunan harga emas dan lonjakan nilai tukar rupiah terjadi usai Gubernur Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dicalonkan kembali menjabat untuk periode kedua.

Dengan pencalonan kembali Jerome Powell ini maka mendorong ekspektasi pelaku pasar bahwa bank Sentral AS akan tetap berada di jalur pengurangan dukungan likuiditas untuk ekonomi atau tapering.

Mengutip CNBC, Selasa (23/11/2021), harga emas di pasar spot tergelincir 2,1 perse menjadi USD 1.805,30 per ounce, terendah sejak 5 November. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 2,4 ke level USD 1.806,30 per ounce.

“Pelaku pasar menjual emas karena gagasan bahwa mungkin The Fed akan mempertahankan jalur kebijakan moneter saat ini sebagai lawan dari nominasi Lael Brainard,” jelas analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff. best profit

Lael Brainard adalah sosok yang dipilih oleh Presiden Joe Biden untuk menduduki posisi Wakil Gubernur The Fed. Ia mendorong kebijakan yang lebih dovish.

Nilai tukar dolar AS yang lebih kuat membuat emas batangan menjadi mahal bagi pembeli dengan mata uang di luar dolar AS. Sementara suku bunga yang lebih tinggi menjadi lawan yang lebih perkasa terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Pelaku pasar uang sekarang mengharapkan The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Juni mendatang.

“Pergerakan yang lebih tinggi dengan hasil nyata telah mempercepat beberapa kelemahan emas, tetapi terlalu dini bagi investor yang berpikir ini adalah awal dari tren yang berkelanjutan,” kata analis pasar senior OANDA, Edward Moya. best profit

Pembuat kebijakan The Fed sedang memperdebatkan apakah akan menarik dukungan lebih cepat untuk menangani inflasi, setelah salah satu pejabatnya yang paling berpengaruh mengisyaratkan bahwa gagasan itu akan dibahas pada pertemuan Desember.

Harga emas menunggu katalis untuk kembali ke level USD 1.900 per ounce. Pasar tengah mengincar volatilitas akhir tahun.

Harga emas berjangka Comex Desember diperdagangkan terakhir di USD 1,848.60, turun 0,69 persen hari ini. best profit

Rintangan yang berpotensi menghalangi kenaikan harga emas pada pekan ini adalah libur perdagangan, dengan pasar mereda untuk merayakan liburan Thanksgiving AS.

“Aktivitas perdagangan akan tipis, dan kita bisa memiliki beberapa pergerakan berlebihan di sini. Kita tidak akan melihat tren baru muncul minggu depan kecuali kita mendapatkan kejutan Brainard. Jika tidak, emas bisa terjebak dalam pola konsolidasi itu,” kata Moya dikutip dari Kitco, Senin (22/11/2021).

Menurut dia, harga emas akan berada dalam perdagangan bergejolak karena pasar mencoba untuk menentukan seberapa dovish The Fed akan berakhir tahun depan karena tekanan inflasi meningkat.

“Tindakan harga cukup banyak dijamin akan berombak apakah kita menunggu untuk melihat apakah The Fed harus tunduk pada tekanan inflasi atau tidak. Menunggu beberapa bulan ke depan dari laporan harga untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik,” kata Moya. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Dunia Terpeleset Data Pengangguran

Best Profit (22/11) – Harga emas dunia tergelincir dipicu data klaim pengangguran mingguan AS yang memperkuat prediksi jika akan ada kenaikan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve. Hal ini menyusul menguatnya data inflasi dari Amerika Serikat baru-baru ini.

Melansir laman businesstime, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.858,76 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,5 persen ke posisi USD 1.861,4.
BACA JUGA: Harga Emas Turun ke Level Terendah Seminggu, Imbas Rencana The Fed

Meskipun terjadi penurunan harga, emas batangan bertahan di dekat level tertinggi dalam 5 bulan yang disentuh pada 16 November lalu. best profit

“Salah satu alasan utama lonjakan emas ini adalah bahwa suku bunga turun cukup keras. Tapi kemudian, mereka bangkit kembali, sehingga menjaga sisi atas emas terbatas,” kata Daniel Pavilonis, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures.

Berdasarkan data AS, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun mendekati level pra-pandemi pekan lalu. Tanda-tanda pemulihan ekonomi mengurangi permintaan untuk logam safe-haven. best profit

“Itu hanya berkorelasi dengan probabilitas yang lebih tinggi dari The Fed yang benar-benar harus menaikkan suku bunga,” kata Pavilonis.

Di sisi lain, imbal hasil Treasury AS bertahan di dekat tertinggi 3 minggu baru-baru ini, sementara dolar AS berhenti sejenak, tergelincir kembali dari puncak 16 bulan.

Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Bullion, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, telah naik karena melonjaknya harga konsumen di AS dan Eropa. best profit

Tapi itu juga telah meningkatkan taruhan untuk kenaikan suku bunga awal, yang akan meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

“Saat ini, sulit bagi emas untuk menemukan arah karena ketidakpastian terkait kinerja dolar, dan kemungkinan respons The Fed dan bank sentral lainnya terhadap inflasi,” kata analis senior ActivTrades, Ricardo Evangelista.

Di tempat lain, harga platinum turun 0,8 persen menjadi USD 1.048,77 per ounce, sementara paladium turun 2,7 persen menjadi USD 2.129,28. Adapun harga perak tergelincir 0,9 persen menjadi US$24,82. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Makin Mahal Akibat Kekhawatiran Investor akan Inflasi

Best Profit (19/11) – Harga emas melambung pada perdagangan Rabu karena kekhawatiran inflasi mendorong investor ke logam safe-haven. Harga emas tidak terpengaruh oleh kekuatan dolar yang didorong oleh taruhan untuk kenaikan suku bunga awal oleh bank sentra Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve AS (The Fed).

Harga emas di pasar spot naik 0,9 persen menjadi USD 1.866,83 per ons , setelah turun di dua sesi sebelumnya usai reli dalam tujuh sesi.

Demikian juga dengan harga emas berjangka AS naik 0,9 persen menjadi USD 1,868,80.

“Dukungan mendasar untuk emas dan perak tetap menjadi tekanan inflasi yang terus kami lihat di pasar,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures. best profit

Dolar AS, yang juga bersaing dengan emas sebagai penyimpan nilai yang aman, menyentuh level tertinggi sejak Juli 2020, didukung oleh data ritel AS yang lebih baik dari perkiraan.

Meger menyatakan, jika pembicara Fed, dalam waktu dekat, sinyal pengurangan pembelian aset dapat dipercepat untuk melawan inflasi atau jika pasar percaya suku bunga akan naik lebih cepat dari yang diantisipasi, emas bisa berada di bawah beberapa tekanan ringan.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas tanpa bunga. best profit

The Fed mulai menghentikan pembelian obligasi bulan ini dan berharap untuk mengakhiri pembelian sama sekali pada pertengahan 2022. Pertemuan penetapan kebijakan berikutnya adalah pada pertengahan Desember.

Analis Eksternal di Kinesis Money, Carlo Alberto De Casa mengatakan, kenaikan suku bunga tetap menjadi risiko potensial untuk harga emas dan hanya penembusan yang jelas di atas USD 1.875 dapat mendorong kenaikan lebih lanjut,. best profit

Kenaikan harga, sebagian besar didorong oleh melonjaknya biaya energi, tetap menjadi perhatian di negara lain juga.

Inflasi Inggris mencapai level tertinggi 10 tahun, memperkuat ekspektasi Bank of England akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember, sementara tingkat tahunan Kanada dipercepat lagi pada bulan Oktober untuk menyamai level tertinggi Februari 2003.

Di tempat lain, harga perak melonjak 1,1 persen menjadi USD 25,07 per ounce. Harga platinum naik 0,1 persen menjadi USD 1.062,17, dan harga paladium naik 1,2 persen menjadi USD 2,185,44. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Usai Tembus Level Psikologis, Harga Emas Diramal Melambung Pekan Ini

Best Profit (15/11) – Harga emas diperkirakan bakal terus menguat pada perdagangan Pekan ini. keyakinan ini usai melihat realisasi harga emas di pekan kemarin yang mampu membukukan kenaikan mingguan terbaik dalam enam pekan terakhir.

Pada pekan kemarin, harga emas mampu mendobrak level downtrend dan mampu mencetak angka tertinggi dalam lima bulan. Hal ini dipengaruhi oleh ketakutan akan angka inflasi yang diperkirakan akan menguat.

Para analis dan investor melihat bahwa harga konsumen di AS menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 6,2 persen. Angka ini merupakan angka tertinggi dalam lebih dari 30 tahun. best profit

“Banyak investor telah menunggu saat seperti ini. Emas melakukan persis apa yang seharusnya dilakukan, yaitu melindungi investor dari kenaikan angka inflasi,” kata kepala analis Blue Line Futures, Philip Streible dikutip dari Kitco, Senin (14/11/2021).

Harga emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada USD 1.865,80 per ounce, naik hampir 2,7 persen sepanjang pekan lalu.

Minggu ini 18 analis Wall Street berpartisipasi dalam survei emas Kitco News. Di antara jumlah tersebut sebanyak 15 analis atau 83 persen menyerukan harga emas naik minggu ini. best profit

Pada saat yang sama, dua analis, atau 11 persen memperkirakan akan bearish pada emas dalam waktu dekat dan satu analis atau 6 persen netral pada harga.

Sementara itu, Sebanyak 1.018 suara diberikan dalam jajak pendapat Main Street online. Dari jumlah tersebut, 722 responden atau 71 persen mengincar emas untuk naik minggu ini.

Sebanyak 165 lainnya atau 16 persen mengatakan harga emas dunia akan lebih rendah. Sementara 131 pemilih atau 13 persen mengatakan harga emas akan mendatar. best profit

Sentimen akan harga emas di kalangan investor titel berada di level tertinggi sejak awal Mei. Partisipasi dalam survei Kitco pun tertinggi dalam sebulan.

Tidak hanya masalah inflasi yang mendukung harga emas, tetapi para analis melihat bahwa kebijakan Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) juga akan mendorong kenaikan harga emas.

“Jin inflasi keluar dari botol dan tidak akan kembali untuk beberapa waktu ke depan. Investor pun beralih ke emas untuk mengambil alokasi kecil, langkah itu bisa dramatis,” kata Presiden Adrian Day Manajemen aset, Adrian Day. best profit

Kepala analis SIA Wealth Management Colin Cieszynski mengatakan, harga emas diperkirakan terus bergerak lebih tinggi dan mampu penembusan di atas USD 1.835 per ounce.

Dia menambahkan bahwa reli di perak dan platinum juga harus memperkuat uptrend baru harga emas.

“Prospek peningkatan inflasi yang memicu reli logam mulia minggu kemarin dapat berlanjut hingga minggu ini dengan Kanada dan Inggris melaporkan angka inflasi,” katanya. best profit

Sumber : Liputan6