Blog

5 Rahasia Sukses Jack Ma, Orang Terkaya di China | PT Bestprofit

PT Bestprofit (23/6) – Orang terkaya di China sekaligus pemilik Alibaba.com Jack Ma sebelum mencapai sukses dengan perusahaan raksasa e-commerce yang didirikannya tersebut pernah beberapa kali melewati berbagai kegagalan dan kesulitan yang cukup lama.
Namun berkat ketekunan yang dimiliki, dia kini telah berubah menjadi orang yang sangat sukses dan berada di peringkat ketujuh sebagai orang terkaya sedunia di bidang teknologi versi majalah Forbes.
Pada tahun lalu, ia tercatat memiliki pendapatan sebesar sebesar US$ 23 miliar. Namanya juga tercatat sebagai orang terkaya di China.
Lalu apa saja rahasia sukses dari seorang Jack Ma hingga bisa membuatnya menjadi salah satu orang terkaya dunia? Berikut ini adalah lima kunci suksesnya seperti dilansir situs Inc:

1. Orang perlu mempercayaimu

Dari karyawan hingga investor, orang-orang menaruh banyak keinginan pada Anda, karenanya orang pun harus mempercayai Anda. Ma mengatakan bahwa kepercayaan merupakan bagian integral kesuksesan Alibaba.
“Kepercayaan ini yang membuat kita bersatu,” katanya “Sebanyak 18 investor mempercayai saya, dan karena mereka mempercayai saya, saya harus sangat setia kepada mereka dan setia terhadap misi yang dimiliki,” tambahnya.
Menurut dia, kepercayaan dan misi perusahaan yang diberikan padanya merupakan hal paling berharga yang harus dijaga.

2. Lupakan kompetisi, fokus pada pelanggan Anda

Ma tidak terlalu khawatir dengan kompetisi Alibaba. Semua yang Alibaba lakukan bergantung pada kebutuhan pelanggan. Alasannya sederhana, yaitu untuk mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang, kepuasan pelanggan harus sesuai dengan keputusan yang Anda buat.
Jika pelanggannya berkata ‘Jack Anda harus membangun lebih banyak gudang,’ maka ia akan berusaha membangun gudang, hal itu dilakukan bukan karena ada uang, tapi semua yang dilakukannya tersebut memang diperlukan.
Ketika ditanya siapa yang dilihatnya sebagai pesaing Alibaba, Ma mengatakan bahwa dia tidak tahu. “Sebagai pengusaha, jangan memandang tetangga Anda sebagai pesaing, jangan juga memusatkan perhatian pada pesaing Anda, karena hal itu terlalu kecil, tapi fokuslah pada pelanggan Anda, karena membuat pelanggan bahagia itu penting,” jelasnya.

3. Pikirkan bisnis Anda secara global

Bagi Ma, masa depan bersifat global. Dia yakin usaha kecil harus beroperasi secara internasional agar bisa bertahan dalam jangka panjang. “Jika Anda tidak mencoba menglobalisasi bisnis Anda melalui Internet, Anda mungkin tidak memiliki peluang bisnis,” kata Ma.
Dia berpendapat bahwa bisnis lokal akan semakin kompetitif. Karenanya dia akan terus mendorong usaha kecil untuk memikirkan bagaimana mereka bisa menjual produk di seluruh dunia.

Mempekerjakan anak muda

4. Mempekerjakan anak muda dan orang pintar

Saat masih muda, dia mengaku tidak ada yang memberinya kesempatan, oleh sebab itu, saat ini dia harus memberi kesempatan pada kaum muda. Kaum muda biasanya melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik.
Dia berpendapat bahwa warisan pribadi kurang penting daripada membangun tim yang akan bertahan dan memberi mereka kesempatan untuk melakukannya. Ma juga mengatakan bahwa dia mempekerjakan orang yang lebih pintar darinya karena dia tahu itulah yang terbaik untuk perusahaannya.

5. Teruslah berjalan

Saran terakhir Ma untuk para pengusaha dengan cara mencerminkan perjalanannya sendiri di Alibaba, yakni teruslah berjalan dengan penuh ketekunan karena itu perlu. “Hari ini sangat sulit, besok sulit, tapi yakinlah bahwa lusa sangat indah,” jelasnya.
Sumber : Liputan6

Orang Nomor Satu di Uber Lengser, Apa Kata Perusahaan? | Bestprofit

Bestprofit (22/6) – CEO sekaligus pendiri Uber Travis Kalanick, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan. Padahal awalnya pendiri layanan transportasi online ini cuma ingin cuti sejenak di saat perusahaan tengah berbenah. Cuti panjang Kalanick juga tak lepas dari rujukan dewan direksi Uber.
Kini, dengan mundurnya orang nomor satu di Uber tersebut, perusahaan berharap Uber bisa membawa perubahan kultur perusahaan yang positif. Uber, dalam hal ini diwakili dewan direksi, mengatakan keputusan Kalanick adalah langkah yang berani. Menurut mereka, Kalanick sudah mengambil keputusan terbaik.
“Travis selalu menganggap Uber sebagai prioritasnya. Ia benar-benar berani dan berhasil menunjukkan dedikasi dan kecintaannya terhadap perusahaan,” tulis dewan direksi Uber sebagaimana Tekno Liputan6.com kutip via New York Times, Kamis (22/6/2017).
“Kami yakin, setelah Kalanick mundur, ia pasti akan memiliki waktu lebih banyak untuk pulih dari duka yang ia alami. Ia pasti rela memberikan kami ruang untuk bisa melangkah menyongsong babak baru dalam sejarah Uber. Kami pun tetap menerima kehadiran Travis di dalam dewan,” begitu bunyi lanjutannya.
Hengkangnya Kalanick sebagai CEO Uber disertai alasan kuat. Pada Selasa (20/6/2017), lima investor utama Uber meminta Kalanick untuk mengundurkan diri. Salah satu investor yang meminta Kalanick mundur adalah pemegang saham terbesar Uber dari perusahaan ventura Benchmark bernama Bill Gurley.
Surat rekomendasi hengkangnya Kalanick dikirimkan ke dirinya saat sedang cuti di Chicago. Dalam sebuah surat bertajuk “Moving Uber Forward” itu, para investor meminta kepada Kalanick untuk segera mundur sebab perusahaan memerlukan perubahan kepemimpinan.
Kalanick kemudian berkonsultasi dengan anggota dewan direksi dan investor Uber. Selanjutnya, Kalanick pun setuju untuk mengundurkan diri. Meski begitu, ia akan tetap berada di dewan direksi Uber setelah mengundurkan diri.
Dalam pernyataannya, Kalanick mengatakan kalau ia begitu mencintai Uber dan berat untuk mundur dari posisinya. “Saya sangat mencintai Uber melebihi apa pun di dunia ini. Ini adalah saat yang sangat sulit dalam hidup saya. Saya harus menerima permintaan dari para investor untuk mundur, agar Uber bisa terus berkembang dan tidak terganggu dengan konflik lainnya,” ujar Kalanick.
Langkah Kalanick selama memimpin Uber kerap dipertanyakan, lantaran dianggap sebagai contoh kekacauan sebuah startup di Silicon Valley. Dalam beberapa bulan terakhir, Uber mengalami cukup banyak masalah Mulai dari pelecehan seksual, pemecatan karyawan, budaya perusahaan, hingga lelucon yang berbau seksisme.
Kegagalan Travis Kalanick dimulai sejak awal tahun, yakni setelah seorang engineer wanita di Uber mengungkap dirinya mengalami pelecehan seksual di perusahaan. Hal itu pun memicu munculnya keluhan lain yang serupa dan membuat perusahaan melakukan penyelidikan internal.
Tak hanya masalah internal, Uber dilaporkan juga tengah menangani tuntutan hak kekayaan intelektual atas Waymo, sebuah proyek otonomos di bawah Alphabet.
Pihak Uber akhirnya memulai perubahan besar untuk membuat lingkungan kerjanya lebih profesional. Kini Uber juga dilaporkan sedang mencari COO, termasuk juga untuk menempati posisi CEO yang kosong karena mundurnya Kalanick.
Sumber : Liputan6

MotoGP Belanda: Pedrosa Waspadai Cuaca di Assen | Best Profit

Best Profit (21/6) – MotoGP 2016 adalah musim di mana banyak tercipta kejutan. Cuaca menjadi faktor utama yang mempengaruhi tren tersebut. Hampir di setiap balapan musim lalu cuaca begitu sulit diprediksi.

Salah satu seri yang ikut dipengaruhi faktor cuaca adalah MotoGP Belanda 2016 di Sirkuit Assen. Di awal balapan, sirkuit masih dalam kondisi kering. Namun, balapan terpaksa dihentikan sementara setelah hujan deras turun.

Pada akhirnya, balapan pun diulang dan hanya berlangsung 12 lap. Pembalap yang merebut podium juara dalam kondisi itu adalah Jack Miller dan LCR Honda. Sisanya, ada delapan pembalap yang gagal mencapai garis finis, termasuk Valentino Rossi.

Selama ini cuaca di Assen memang begitu sulit ditebak. Perubahan cuaca bisa terjadi dalam waktu cepat. Hal itu pun disadari pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa. Jelang MotoGP Belanda 2017, Minggu (25/6/2017), ia berharap bisa melaju kencang dalam kondisi apa pun.

“Balapan ini biasanya membutuhkan banyak konsentrasi, harus siap menangani situasi apa pun sepanjang akhir pekan. Anda tak pernah tahu berapa lama Anda akan melaju di trek kering,” kata Pedrosa, dilansir Tuttomotoriweb.

Pedrosa pun termasuk pembalap yang dirugikan cuaca pada MotoGP Belanda 2016. Pembalap asal Spanyol itu hanya bisa finis di urutan ke-12, terpaut 1 menit 54,369 detik dari Miller. Sialnya lagi, Pedrosa juga punya catatan buruk setiap kali beraksi di Assen.

Tren Buruk Pedrosa

Ya, pembalap berusia 31 tahun itu tak pernah meraih juara di Assen sejak 2003. Satu-satunya podium juara yang direngkuh Pedrosa di Assen adalah ketika ia masih turun di kelas 125cc pada musim 2002.

“Anda harus memberikan yang terbaik dari setiap sesi. Kami berada di jalur yang saya suka dan kami harus mendorong sejak Jumat pagi dengan memberikan yang terbaik. Itu agar kami bisa berada di depan untuk berjuang pada hari Minggu,” ujar Pedrosa.

Di musim ini rapor Pedrosa sendiri sudah cukup baik. Sayang ia sudah melewatkan dua balapan tanpa meraih poin, yakni ketika gagal finis di Austin dan Italia. Lima balapan lainnya mampu dimaksimalkan Pedrosa dengan merebut empat podium.

Sumber : Liputan6

Lihat Best Profit

Ekspedisi Uranus dan Neptunus Dimulai 2030 | PT Bestprofit

PT Bestprofit (20/6) – Setelah Mars, Jupiter, Saturnus, dan Pluto, NASA mulai fokus untuk menyiapkan proyek besar mengekspedisi planet Uranus dan Neptunus.
Proyek yang sebetulnya sudah direncanakan sejak September 2015 itu baru bisa direalisasikan sekarang. Bagaimana pun, NASA masih harus menggagas sejumlah inovasi teknologi mumpuni, agar pesawat luar angkasanya bisa terbang ke orbit planet berjuluk ‘Planet Kekasih’ tersebut.
Jadi, jika dihitung-hitung, ekspedisi Uranus dan Neptunus baru bisa dimulai pada 2030. Itu juga baru Uranus. Sementara untuk Neptunus, kemungkinan besar dimulai pada pertengahan 2030 atau setelah 2040.
Menurut informasi yang Tekno Liputan6.com kutip via laman BGR, Senin (19/6/2017), tujuan utama ekspedisi dilakukan tak lain adalah untuk memantau ekosistem kedua planet.
Tak cuma itu, Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut juga ingin mencari tahu material planet terbuat dari apa, serta komposisi atmosfer yang melapisi planet.
Para ilmuwan NASA juga berharap, ekspedisi bisa meneliti iklim planet secara keseluruhan. Jika proses penelitian rampung, barulah mereka dapat menyimpulkan seperti apa bobot kontribusi kedua planet ini terhadap Tata Surya.
Secara mekanisme, NASA nantinya akan mengirim probe (pesawat kecil) untuk terjun ke dalam atmosfer planet dan mengambil sampel gas yang terkandung di dalamnya. Sama halnya dengan ekspedisi planet lain, probe akan mengirimkan data dari sampel yang diambil ke Bumi untuk diteliti secara mendalam.
Terkait kesiapan wahana ekspedisi, NASA kini tengah melakukan penelitian di Jet Propulsion Laboratory (JPL) untuk merancang pesawat antariksa Uranus dan Neptunus, yang juga akan rampung setidaknya pada 2030.
Salah satu kendala utama proses pembuatan pesawat antariksa anyar ini adalah besarnya dana penelitian dan pengembangan, yang diprediksi bisa mencapai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28 triliun.
Dibanding dengan misi-misi NASA sebelumnya, seperti Discovery atau New Frontier, misi ekspedisi Uranus dan Neptunus ini justru memakan biaya yang lebih besar.
“Yang menjadi persoalan besar bagi kami agar dapat menjalankan misi ke Neptunus dan Uranus adalah besarnya biaya yang harus dikeluarkan,” kata Jim Green, kepala divisi Planetary Science NASA.
Rencana NASA menerbangkan pesawat antariksa untuk mempelajari secara mendalam planet Uranus dan Neptunus, sejatinya sudah direncanakan sejak 26 tahun lalu. Namun, hal tersebut baru bisa direalisasikan sekarang. Pasalnya, NASA terbentur banyak masalah dan menantikan dukungan pendanaan besar.
Selain persoalan dana, misi ekspedisi menuju duo planet es tersebut juga terhalang persoalan persediaan Plutonium yang menjadi bahan bakar baku pesawat antariksa.
“Penerbangan ke Uranus dan Neptunus akan bergantung ke alat baterai nuklir yang akan ditenagai plutonium,” jelas Green.
Sampai saat ini, para ilmuwan hanya bisa berspekulasi, bahwa Uranus dan Neptunus terdiri dari bebatuan, es, dan ammonia (kumpulan hidrogen dan nitrogen), sehingga kedua planet ini juga kerap mendapat julukan planet es raksasa.
Sumber : Liputan6

Mengenal Sejarah Emas dari Masa ke Masa | Bestprofit

Bestprofit (19/6) – Belum ada yang tahu kapan tepatnya emas ditemukan. Dari berbagai temuan arkeolog dan penelitian pra sejarah belum juga dapat memastikan kapan manusia pertama kali mulai menambang emas dan digunakan sebagai logam mulia.
Logam mulia juga pernah ditemukan arkeolog di dataran Spanyol, ditemukan di gua-gua dan diperkirakan usia dari logam mulia tersebut berkisar 40.000 SM.
Satu penemuan ini dapat disimpulkan bahwa penemuan emas oleh manusia tidak dapat dipastikan. Emas merupakan logam yang mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan logam logam lainnya.
Terbuat dari jenis logam, emas merupakan logam yang paling lunak dan mempunyai warna berkilau yang tidak dapat pudar dan tahan terhadap korosi.
Seperti mengutip cermati.com, sejak ribuan tahun lalu sebelum masehi, emas sudah menjadi bahan yang melambangkan keagungan dan kejayaan sekaligus kemakmuran. Hiasan tahta emas selalu menjadi bagian dari ornamen sebuah perangkat raja-raja dan bahkan digunakan dalam salah satu bangunan penggalan zaman dahulu.
Sedemikian berharganya emas sehingga kerap kali menimbulkan malapetaka bahkan tidak jarang juga emas menjadi pemicu sebuah perang yang didasari atas kekuasaan.
Pada zaman mesir kuno dan dataran Irak, emas sudah menjadi ornamen. Kemudian ditemukannya koin mas pada zaman mesir kuno sebagai nilai tukar, tepatnya 3000 SM.
Pada tahun 2500 SM juga ditemukan perhiasan yang terbuat dari emas, tepatnya di Arbydos mesir dan lokasi penemuan yang terletak di makam Raja Zer.
Raja Zer adalah Dinasti Raja Mesir Pertama-penemuan ini sekaligus sebuah bukti bahwa emas adalah sebuah simbol dari kejayaan dan keindahan abadi.
Emas dari Zaman ke Zaman
Berbagai literatur dan penemuan yang telah membuktikan bahwa emas adalah logam mulia yang mempunyai daya magis yang luar biasa, magis yang dapat memberikan daya Tarik bagi manusia untuk mendapatkannya.
Seiring perkembanganya, emas menjadi sebuah aset dan tidak hanya dijadikan sebagai perhiasan belaka. Dengan ditemukannya revolusi industri dan penemuan-penemuan modern dalam hal penambangan khususnya penambangan emas menjadikan emas sebuah bahan tambang yang dapat dijadikan nilai tukar sebuah negara.
Pada zaman perang dunia kedua, dikabarkan dalam sebuah kisah. Rezim Hitler telah menghimpun emas untuk menjadikan rezimnya sebagai rezim yang terkuat dunia dengan nilai tukar yang dia miliki untuk dapat melakukan berbagai macam ekspansi.
Emas yang dihasilkan dari jarahan dan para korban yang akan dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi. Harta mereka diambil dan dilebur. Cerita ini sudah lama menjadi hal yang masih misteri. Masih banyak emas jarahan Rezim Nazi yang belum ditemukan.
Perjalanan emas dari zaman ke zaman mengalami berbagai macam fungsi dan kegunaan. Tapa mengurangi nilai emas itu sendiri sebagai logam mulia. Selain sebagai simbol sebuah kekayaan, emas pada Zaman Mesir menjadi alat tukar sebagai perdagangan dengan negara lain.
Pada zaman perdagangan tahun 1800 – dengan 1900-an, fungsi emas sebagai alat tukar masih digunakan sebagai alat tukar untuk melakukan perdagangan dengan negara lain.
Sampai pada akhirnya fungsi emas hanya berfungsi sebagai perhiasan dan pertukaran perdagangan antar negara yang sudah diakui oleh dunia internasional. Pada zaman di era abad ke 21 emas menjadi sebuah pilihan untuk berinvestasi.
Dengan berkembangnya teknologi dalam pertambangan, logam mulia ini semakin banyak dihasilkan oleh banyak perusahaan tambang.
Di Indonesia sendiri perusahaan tambang milik negara adalah PT Aneka Tambang atau biasa disingkat dengan Antam. Selain itu beberapa perusahaan dari luar negeri juga melakukan tambang dengan kontrak kerja khusus dengan pemerintah. Salah satunya yang terkenal adalah Freeport di Papua dan Martabe di Sumatera.
Sumber : Liputan6

Bursa Wall Street Tergelincir, Saham Teknologi Merosot Lagi | Best Profit

Best Profit (16/6) – Bursa saham A.S. ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari (16/06) terganjal lagi kinerja buruk saham teknologi besar.
Indeks Dow Jones turun sekitar 15 poin, dengan Goldman Sachs memberikan kontribusi paling banyak dalam kerugian. Indeks 30-an saham ini sempat turun lebih dari 100 poin di awal sesi.
Indeks S & P 500 turun 0,2 persen dengan teknologi informasi turun 0,5 persen; Sektor ini sempat turun lebih dari 1 persen.
Indeks Nasdaq turun sekitar 0,5 persen setelah jatuh lebih dari 1 persen sebelumnya pada hari Kamis.
Saham Facebook, Amazon, Apple dan Netflix semuanya ditutup lebih rendah. Snap, sementara itu, ditutup 4,92 persen lebih rendah pada $ 17 per saham, dari harga IPO-nya. Saham Alphabet juga turun setelah diturunkan oleh analis di Canaccord Genuity.
Teknologi telah merosot tahun ini, dengan sektor teknologi S & P naik sekitar 18 persen dengan mudah mengungguli industri lainnya.
Awal pekan ini teknologi menyelesaikan penurunan dua hari terbesar sejak Desember.
Data ekonomi terbaru mengecewakan. Bulan lalu, ekonomi A.S. menambahkan 138.000 pekerjaan, jauh di bawah kenaikan yang diharapkan sebesar 185.000. Sementara itu, Departemen Perdagangan mengatakan pada hari Rabu bahwa penjualan ritel turun 0,3 persen di bulan Mei, menandai penurunan satu bulan terbesar sejak Januari tahun lalu. Penurunan tiba-tiba membingungkan para ekonom, yang memperkirakan kenaikan 0,1 persen.
Investor juga terus mencerna keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dan menyusun rencana untuk melepaskan neraca senilai $ 4,5 triliun.
Bank sentral A.S. menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini, seperti yang diperkirakan secara luas, namun beberapa investor meragukan rencana the Fed.
Pada hari Rabu, Departemen Tenaga Kerja mengatakan indeks harga konsumen – ukuran kunci inflasi – turun 0,1 persen di bulan Mei. Data tersebut menyeret imbal hasil 10 tahun ke level terendah dalam tujuh bulan. Pada hari Kamis, imbal hasil melonjak mendekati 2,16 persen.
Menurut analis, The Fed akan mulai mengurangi neraca pada bulan September, yang berarti kenaikan suku bunga berikutnya mungkin tidak sampai Desember.
Ada banyak data ekonomi yang dirilis pada hari Kamis, termasuk klaim pengangguran mingguan, yang mencapai 237.000.
Indeks bisnis Philadelphia Fed mencapai 27,6 di bulan Juni, sementara survei manufaktur Empire State mencapai 19,8.
Indeks Dow Jones turun 14,66 poin atau 0,07 persen menjadi ditutup pada 21.359,90, dengan penurunan tertinggi saham Nike dan kinerja terbaik saham General Electric.
Indeks S & P 500 tergelincir 5,46 poin atau 0,22 persen, berakhir pada 2.432,46, dengan bahan memimpin tujuh sektor lebih rendah dan utilitas sebagai terbaik.
Indeks Nasdaq merosot 29,39 poin atau 0,47 persen, ditutup pada 6.165,50.
Malam nanti akan dirilis data ekonomi perumahan Housing Starts dan Building Permits Mei yang diindikasikan meningkat. Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Juni yang diindikasikan stabil.
Sumber : Vibiznews

Wall Street Bervariasi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga | PT Bestprofit

PT Bestprofit (15/6) – Saham teknologi kembali tertekan sehingga mendorong indeks saham Nasdaq ke zona merah diikuti indeks saham S&P. Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street pun bervariasi.
Selain itu, investor khawatir terhadap pertumbuhan ekonomi usai angka inflasi lebih rendah dan kenaikan suku bunga bank sentral AS atau the Federal Reserve turut mempengaruhi wall street.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu, (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones naik 46,09 poin atau 0,22 persen ke level 21.374,56. Indeks saham S&P 500 tergelincir 2,43 poin atau 0,10 persen ke level 2.437,92 dan indeks saham Nasdaq melemah 25,48 poin atau 0,41 persen ke level 6.194,89.
Pergerakan wall street juga dipengaruhi sentimen the Federal Reserve. Bank sentral AS tersebut kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Juni. Dalam pertemuan bank sentral AS itu juga menyatakan kalau pertumbuhan ekonomi dan data tenaga kerja AS akan menguat.
Namun, investor khawatir dengan pernyataan the Fed yang agresif dan mempertimbangkan menaikkan suku bunga kembali.
Selain itu, aksi jual masih terjadi di sektor saham teknologi juga menekan sektor itu. Sektor saham teknologi turun 0,5 persen. Sektor saham teknologi telah naik 18 persen pada 2017.
“Ini dimulai pada pekan lalu ketika perdagangan saham begitu padat. Kini semakin gugup di pasar saham, dan terjadi aksi jual,” ujar William Delwiche, Investment Strategist Robert W.Baird and Co, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (15/6/2017).
Data ekonomi juga menunjukkan kalau harga konsumen secara tak terduga turun pada Mei, dan penjualan ritel cetak penurunan terbesar dalam 16 bulan.
“Saham teknologi yang melemah juga didorong pertumbuhan ekonomi melambat atau komponen software dan peralatan lainnya juga turun. Aksi jual di sektor teknologi seiring kekhawatiran terhadap prediksi pertumbuhan perusahaan teknologi ke depan usai the Fed menaikkan suku bunga,” kata Daniel Morgan, Portfolio Manager Synovus Trust.
Sektor keuangan yang tertekan pada tahun ini mendapatkan dampak positif dari kenaikan suku bunga bank sentral AS. Sektor keuangan naik 0,2 persen. Kemudian sektor saham energi melemah 1,8 persen didorong harga minyak tertekan.
Adapun volume perdagangan saham di bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street mencapai 7,1 miliar saham. Angka ini di atas rata-rata perdagangan saham sekitar 6,8 miliar saham.
Sumber : Liputan6

Harga Minyak Naik Usai OPEC Kurangi Pasokan | Bestprofit

Bestprofit (14/6) – Harga minyak menetap lebih tinggi usai berkurangnya pasokan dari negara-negara anggota OPEC ke pasar di seluruh dunia. Meski pasokan berkurang, OPEC mengatakan jika produksi secara keseluruhan meningkat di Mei, dan harga minyak mentah masih bertahan di bawah US$ 50 per barel.
Melansir Reuters, Rabu (14/6/2017), harga minyak patokan Brent 43 sen lebih tinggi menjadi US$ 48,72 per barel. Sementara minyak mentah AS naik 38 sen menjadi US$ 46,46 per barel.
Sebelumnya, harga minyak mentah tergelincir setelah American Petroleum Institute mengatakan pasokan minyak naik sebesar 2,8 juta barel pada pekan yang berakhir 9 Juni, lebih tinggi dari prediksi 2,7 juta barel.
Pasar akan memastikan perihal dana API ini, dengan dikonfirmasi laporan Administrasi Informasi Energi AS (EIA) yang rilis pada Rabu pagi.
Pengekspor minyak utama dunia Arab Saudi, menyatakan pemotongan pada Juli mencakup pengurangan 300 ribu barel per hari (bpd) ke Asia serta pengurangan alokasi yang lebih besar ke Amerika Serikat.
Riyadh yang memimpin OPEC, bersama Rusia dan produsen minyak lainnya kembali mengurangi produksi hampir 1,8 juta barel per hari hingga Maret 2018 untuk mengekang kelebihan pasokan di dunia.
Upaya tersebut sejauh ini sebagian besar tidak berhasil. Kontrak berjangka Brent misalnya, masih diperdagangkan pada harga yang lebih tinggi, yang menjadi pendorong produksi naik.
“Minyak mentah masih berjuang untuk pulih,” kata Olivier Jakob, Ahli Strategi di Petromatrix seraya menambahkan jika pendekatan bertahap OPEC untuk menyeimbangkan kembali memberi waktu kepada para produsen minyak AS untuk mengebor sumur baru yang bisa merongrong dampak pemotongan minyak OPEC.
Laporan bulanan OPEC menunjukkan output minyak meningkat sebesar 336 ribu bph pada Mei menjadi 32,14 juta barel per hari, seiring kenaikan di Nigeria dan Libya yang dibebaskan dari pemotongan pasokan.
Data perdagangan menunjukkan pengiriman minyak OPEC ke pelanggannya rata-rata sekitar 26 juta bpd dalam enam bulan terakhir pada 2016 dan ditetapkan rata-rata sekitar 25,3 juta bpd pada semester pertama tahun ini.
Sumber : Liputan6

Harga Minyak Mentah Naik Terbantu Penurunan Pasokan AS dan Pembatasan Ekspor Arab Saudi | Best Profit

Best Profit (13/6) – Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan Selasa dinihari (13/06) pada tanda-tanda penurunan persediaan di Amerika Serikat dan rencana pembatasan ekspor Arab Saudi pada bulan Juli.
Harga minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) berakhir naik 25 sen atau 0,5 persen menjadi $ 46,08 per barel, setelah sebelumnya naik setinggi $ 46,71.
Harga minyak mentah berjangka Brent naik 13 sen menjadi $ 48,28 per barel pada pukul 2:39 pagi. ET (1839 GMT), dari sesi tinggi $ 49,15.
Data dari perusahaan intelijen pasar Genscape memperkirakan hasil penurunan lebih dari 1,8 juta barel di Cushing, titik pengiriman Oklahoma untuk harga minyak mentah A.S. pekan lalu menambah sentimen bullish, kata pedagang yang melihat data tersebut.
Sementara itu Arab Saudi, eksportir minyak utama dunia, akan memotong alokasi minyak mentah ke Asia pada Juli menjadi total sekitar 300.000 barel per hari (bph), lebih dalam dari pada bulan Juni, kata sumber kepada Reuters. Satu sumber mengatakan volume ke Amerika Serikat akan dipotong sekitar 35 persen di bulan Juli.
Harga anjlok sekitar 5 persen pekan lalu setelah data dari Departemen Energi AS menunjukkan kenaikan pasokan yang mengejutkan.
Beberapa pedagang dan analis telah memperingatkan kenaikan tersebut tampak teknis, setelah WTI menguat dan mendorong langkah serupa di pasar Brent. Tapi mereka mengatakan langkah itu mungkin akan segera berlalu.
Pedagang mengatakan kenaikan harga datang karena data menunjukkan pedagang spekulatif telah meningkatkan investasi mereka di masa depan minyak mentah dengan mengambil volume besar dalam posisi panjang.
Sementara pedagang keuangan memiliki kepercayaan pada kenaikan harga, pasar fisik tetap berada di bawah tekanan, terutama karena kenaikan pengeboran A.S.
Pengebor A.S. menambahkan delapan kilang minyak dalam minggu sampai 9 Juni, sehingga jumlah totalnya menjadi 741, yang paling banyak sejak April 2015, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Inc pada hari Jumat.
Produksi AS telah meningkat lebih dari 10 persen sejak pertengahan 2016, yang merongrong janji yang dipimpin oleh OPEC untuk mengurangi produksi hampir 1,8 juta bpd sampai kuartal pertama 2018. Brent dan WTI berjangka telah kehilangan sekitar 10 persen nilainya sejak 25 Mei, ketika Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan 11 dari mitranya memperpanjang pembatasan pasokan.
Harga minyak mencapai posisi terendah satu bulan minggu lalu, karena bukti kenaikan produksi di luar Amerika Serikat, seperti Libya dan Nigeria, menambah kekhawatiran investor terhadap pasokan.
Sumber : Vibiznews

Harga Emas Akhir Pekan dan Mingguan Turun Tertekan Penguatan Dollar AS | PT Bestprofit

PT Bestprofit (12/6) – Harga Emas turun pada akhir pekan Sabtu dinihari (10/06) tertekan penguatan dollar AS terpicu anjloknya poundsterling pasca pemilihan nasional Inggris.
Harga emas spot LLG turun 0,77 persen menjadi $ 1,269.60 per ons. Logam mulia ini mengalami penurunan mingguan pertama dalam lima minggu. Untuk minggu ini emas spot turun 0,8 persen, sebagian besar tertekan penguatan dollar AS dan keputusan ECB yang melemahkan euro, dan penurunan akhir pekan ini setelah poundsterling lemah pasca kegagalan Partai Konservatif Theresa May memenangkan suara mayoritas.
Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Agustus turun 0,89 persen menjadi $ 1,267.06.
Emas berdenominasi dolar biasanya turun nilainya saat dollar AS menguat.
Dolar AS naik ke level tertinggi 10 hari terhadap sekeranjang mata uang pada hari Jumat, didorong oleh pound Inggris yang lemah setelah Partai Konservatif Perdana Menteri Theresa May kehilangan mayoritas parlemennya dalam pemilihan nasional.
Dengan mayoritas kursi dihitung, Partai Konservatif Perdana Menteri Theresa May tidak bisa memenangkan mayoritas secara langsung di parlemen.
Dia telah meminta pemilihan untuk mendapatkan mandat yang lebih kuat sebelum melancarkan pembicaraan pemisahan yang sulit dengan Uni Eropa.
Sebelumnya pada hari itu, emas ditekan oleh peristiwa di Amerika Serikat, termasuk kesaksian mantan direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) James Comey di Kongres AS.
Comey menuduh Presiden Donald Trump memecat dia untuk mencoba merongrong penyelidikan FBI mengenai kemungkinan kolusi oleh tim kampanyenya dengan upaya-upaya yang diduga dilakukan oleh Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden AS pada 2016. Namun, pernyataannya itu terlihat tidak mengandung kejutan besar.
Sementara itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun pekan lalu, melepaskan setengah dari lonjakan periode sebelumnya dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja semakin ketat meski terjadi penurunan pertumbuhan pekerjaan baru-baru ini.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,44 persen pada 97,35.
Di antara logam mulia lainnya, paladium naik sebanyak $ 864,50 per ons, tertinggi sejak September 2014. Perak tergelincir 0,86 persen menjadi $ 17,23 per ons, sementara platinum naik 0,8 persen lebih tinggi menjadi $ 939,70.
Sumber : Vibiznews